Buah kundur memiliki beragam kandungan nutrisi yang dapat membantu menjaga kesehatan tubuh, mulai dari melancarkan pencernaan, memenuhi kebutuhan cairan, hingga mendukung kesehatan kulit. Buah yang dikenal juga sebagai beligo atau winter melon ini banyak ditemukan di kawasan Asia dan kerap diolah menjadi sayur, sup, maupun minuman.
Buah kundur memiliki nama ilmiah Benincasa hispida. Bentuknya lonjong menyerupai mentimun atau labu, dengan kulit berwarna hijau yang dapat dilapisi bubuk putih keabu-abuan ketika matang. Kandungan airnya yang tinggi membuat buah ini tergolong rendah kalori sehingga dapat menjadi pilihan untuk melengkapi pola makan sehat.
Selain dikonsumsi sebagai bahan makanan, kundur juga telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional Tiongkok dan Ayurveda. Meski demikian, sejumlah klaim khasiatnya masih memerlukan penelitian lebih lanjut, terutama untuk memastikan manfaatnya dalam mencegah atau mengobati penyakit pada manusia.
Kandungan Gizi Buah Kundur
Buah kundur mengandung air, karbohidrat, serat, mineral, serta sejumlah vitamin yang dibutuhkan tubuh. Berdasarkan data pangan yang dirujuk dari Panganku, berikut kandungan gizi buah kundur dalam setiap 100 gram.
- Kalori: 22 kkal
- Air: 94 gram
- Protein: 0,4 gram
- Lemak: 0,2 gram
- Karbohidrat: 4,7 gram
- Serat: 1,3 gram
- Kalsium: 3 mg
- Fosfor: 54 mg
- Zat besi: 0,5 mg
- Natrium: 2 mg
- Kalium: 200 mg
- Beta karoten: 7 mcg
- Vitamin B1: 0,10 mg
- Vitamin B2: 0,03 mg
- Vitamin C: 1 mg
- Niasin: 0,4 mg
Kandungan air yang mencapai sekitar 94 persen menjadi salah satu keunggulan buah kundur. Selain itu, buah ini mengandung serat dan kalium yang dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian apabila dikonsumsi bersama makanan bergizi lainnya.
7 Manfaat Buah Kundur bagi Kesehatan Tubuh
Kandungan nutrisi buah kundur berpotensi mendukung beberapa fungsi tubuh. Berikut sejumlah manfaat yang dapat diperoleh dengan menjadikannya bagian dari pola makan seimbang.
1. Membantu Menjaga Kesehatan Pencernaan
Buah kundur mengandung air dan serat yang dapat membantu menjaga fungsi sistem pencernaan. Serat berperan dalam mendukung pergerakan usus sehingga proses buang air besar dapat berlangsung lebih lancar.
Asupan serat yang cukup juga membantu mengurangi risiko sembelit. Namun, kandungan serat buah kundur tidak terlalu tinggi, sehingga kebutuhan serat harian tetap perlu dipenuhi melalui konsumsi berbagai sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, dan biji-bijian.
2. Membantu Memenuhi Kebutuhan Cairan Tubuh
Kandungan air buah kundur yang mencapai sekitar 94 persen menjadikannya salah satu pilihan makanan untuk membantu memenuhi kebutuhan cairan harian.
Tubuh membutuhkan cairan untuk mengatur suhu, mengangkut nutrisi, mendukung fungsi organ, serta menjaga keseimbangan cairan. Meski demikian, konsumsi buah kundur tidak menggantikan kebutuhan minum air putih secara teratur, terutama ketika cuaca panas atau setelah melakukan aktivitas fisik.
3. Mendukung Fungsi Otot dan Saraf
Buah kundur mengandung kalium, yaitu mineral yang berperan dalam menjaga keseimbangan cairan serta mendukung fungsi otot dan saraf.
Kalium juga terlibat dalam pengaturan tekanan darah dan aktivitas listrik jantung. Mengonsumsi beragam makanan sumber kalium dapat membantu memenuhi kebutuhan mineral tersebut.
Namun, kandungan kalium dalam buah kundur tidak menjadikannya sebagai pengobatan untuk tekanan darah tinggi. Orang dengan gangguan ginjal atau yang perlu membatasi asupan kalium sebaiknya mengikuti anjuran tenaga kesehatan.
4. Membantu Memelihara Kesehatan Tulang dan Gigi
Kundur mengandung fosfor dan kalsium, dua mineral yang dibutuhkan tubuh untuk memelihara tulang dan gigi.
Fosfor juga berperan dalam pembentukan energi dan mendukung fungsi sel. Sementara itu, kalsium merupakan mineral utama yang membantu menjaga kekuatan tulang.
Meski demikian, kandungan kalsium dalam buah kundur relatif rendah. Oleh karena itu, kebutuhan mineral untuk tulang dan gigi tetap perlu dipenuhi melalui makanan lain, seperti susu, ikan tertentu, tahu, dan pangan bergizi lainnya.
5. Mendukung Metabolisme Energi
Buah kundur mengandung vitamin B1 dan B2 dalam jumlah kecil. Kedua vitamin tersebut berperan dalam proses metabolisme yang membantu tubuh mengolah zat gizi dari makanan menjadi energi.
Vitamin B1 membantu metabolisme karbohidrat, sedangkan vitamin B2 terlibat dalam pengolahan karbohidrat, lemak, dan protein.
Kundur dapat melengkapi asupan vitamin tersebut, tetapi bukan sumber utama vitamin B. Untuk memenuhi kebutuhan harian, konsumsilah makanan yang beragam, termasuk biji-bijian, telur, daging, ikan, dan kacang-kacangan.
6. Membantu Menjaga Kesehatan Kulit
Buah kundur mengandung air dan sedikit vitamin C yang dibutuhkan tubuh dalam pembentukan kolagen. Kolagen merupakan protein struktural yang membantu menjaga kekuatan dan elastisitas kulit.
Selain itu, kandungan senyawa antioksidan yang dilaporkan terdapat dalam kundur, seperti flavonoid dan karotenoid, berpotensi membantu melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas.
Meski demikian, kandungan vitamin C dalam buah kundur relatif rendah. Manfaatnya untuk kulit sebaiknya dipandang sebagai bagian dari pola makan bergizi, bukan sebagai cara tunggal untuk mengatasi kerutan atau mencegah penuaan kulit.
7. Berpotensi Mendukung Kesehatan Jantung dan Metabolisme
Buah kundur rendah kalori dan mengandung serat serta kalium. Jika dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan seimbang, buah ini dapat membantu menyediakan nutrisi yang mendukung kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Sejumlah penelitian awal juga meneliti kandungan antioksidan dan ekstrak buah kundur terkait peradangan serta metabolisme. Akan tetapi, bukti yang tersedia belum cukup untuk memastikan bahwa mengonsumsi buah kundur secara langsung dapat mencegah diabetes, menurunkan kolesterol, atau mengobati penyakit jantung pada manusia.
Untuk menjaga kesehatan jantung dan mengurangi risiko diabetes, tetap utamakan pola makan seimbang, aktivitas fisik teratur, tidur cukup, serta pemeriksaan kesehatan sesuai kebutuhan.
Cara Mengonsumsi Buah Kundur agar Tetap Sehat
Buah kundur cukup mudah diolah menjadi berbagai hidangan. Rasanya yang cenderung ringan membuatnya cocok dipadukan dengan bahan makanan lain.
Berikut beberapa cara mengonsumsi buah kundur:
- Dijadikan sayur bening. Potongan kundur dapat dimasukkan ke dalam kuah bersama bawang, rempah, dan sayuran lain.
- Diolah menjadi sup. Kundur dapat dicampurkan dengan ayam, tahu, atau bahan pangan berprotein lainnya untuk melengkapi kandungan gizi hidangan.
- Dikukus atau direbus. Cara ini dapat menjadi pilihan sederhana tanpa perlu menambahkan banyak minyak.
- Ditumis. Potongan kundur dapat ditumis bersama sayuran dan sumber protein dengan penggunaan minyak secukupnya.
- Dibuat menjadi minuman. Kundur dapat diolah menjadi minuman, tetapi sebaiknya batasi tambahan gula agar asupan gula harian tidak berlebihan.
- Dicampurkan ke dalam hidangan lain. Kundur dapat digunakan sebagai bahan tambahan sesuai selera dan kebiasaan makan.
Sebelum diolah, cuci buah kundur di bawah air mengalir dan buang bagian kulit serta biji yang tidak digunakan. Pilih buah yang kondisinya baik dan tidak menunjukkan tanda pembusukan.
Apakah Buah Kundur Aman Dikonsumsi Setiap Hari?
Buah kundur umumnya dapat dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan sehat selama diolah dengan bersih dan tidak menimbulkan reaksi yang tidak diinginkan. Tidak ada satu jenis buah yang mampu memenuhi seluruh kebutuhan gizi tubuh, sehingga kundur sebaiknya dikombinasikan dengan berbagai sumber makanan lainnya.
Perhatikan pula cara pengolahannya. Minuman atau olahan kundur yang ditambahkan gula dalam jumlah besar dapat meningkatkan asupan gula dan kalori. Jika memiliki kondisi kesehatan tertentu yang mengharuskan pembatasan mineral atau cairan, konsultasikan pilihan makanan dengan tenaga kesehatan.
Selain itu, penggunaan buah kundur sebagai obat untuk penyakit tertentu tidak boleh menggantikan pemeriksaan, diagnosis, atau pengobatan medis yang diperlukan.
Kesimpulan
Buah kundur merupakan bahan pangan rendah kalori dengan kandungan air yang tinggi serta sejumlah nutrisi, seperti serat, kalium, fosfor, dan vitamin B. Konsumsinya dapat membantu memenuhi kebutuhan cairan, mendukung pencernaan, serta melengkapi asupan nutrisi untuk fungsi otot, saraf, tulang, dan kulit.
Meski memiliki potensi manfaat kesehatan, bukti ilmiah mengenai khasiat buah kundur untuk mencegah atau mengobati penyakit tertentu masih terbatas. Karena itu, cara terbaik untuk memperoleh manfaatnya adalah dengan mengonsumsi kundur sebagai bagian dari pola makan beragam dan seimbang, bukan mengandalkannya sebagai pengobatan tunggal.









