Portal Informasi dan Berita
  • Home
  • SEO
  • Marketing
  • Website
  • Ecommerce
No Result
View All Result
Subscribe
Portal Informasi dan Berita
  • Home
  • SEO
  • Marketing
  • Website
  • Ecommerce
No Result
View All Result
Portal Informasi dan Berita
No Result
View All Result
13 Rukun Sholat yang Wajib Dipahami, dari Niat hingga Salam

13 Rukun Sholat yang Wajib Dipahami, dari Niat hingga Salam

13 Rukun Sholat yang Wajib Dipahami, dari Niat hingga Salam

Maksum Rangkuti by Maksum Rangkuti
15 September 2026
in Info
Reading Time: 5 mins read
0

13 Rukun Sholat yang Wajib Dipahami, dari Niat hingga Salam

Sholat merupakan ibadah wajib bagi umat Islam yang memiliki tata cara dan ketentuan tertentu. Salah satu hal penting yang perlu dipahami adalah rukun sholat, yaitu bagian-bagian pokok yang menjadi penyusun sahnya ibadah tersebut.

Rukun sholat dapat diibaratkan sebagai bagian utama dalam sebuah bangunan. Apabila salah satu bagian yang menjadi rukun ditinggalkan, pelaksanaan sholat menjadi tidak sah sehingga perlu diperbaiki atau diulang sesuai ketentuan fikih.

Para ulama fikih menjelaskan jumlah rukun sholat dengan beberapa versi. Ada yang menyebut 13 rukun, sementara pendapat lain merincinya menjadi 17 atau bahkan 18. Perbedaan tersebut terutama berkaitan dengan cara menghitung thuma’ninah pada sejumlah gerakan serta beberapa rincian lainnya.

Related Posts

5 Rukun Islam dan Penjelasannya, dari Syahadat hingga Haji

5 Rukun Islam dan Penjelasannya, dari Syahadat hingga Haji

15 September 2026
Cara Cek BPNT Tahap 3 Tahun 2026 Lewat HP, Ketahui Status dan Besaran Bantuannya

Cara Cek BPNT Tahap 3 Tahun 2026 Lewat HP, Ketahui Status dan Besaran Bantuannya

15 September 2026
Cara Cek NIK Masuk Desil Berapa untuk Penerima Bansos 2026, Ini Panduannya

Cara Cek NIK Masuk Desil Berapa untuk Penerima Bansos 2026, Ini Panduannya

15 September 2026
Bansos Beras 30 Kg September 2026: Cek Penerima dan Status Penyalurannya lewat HP

Bansos Beras 30 Kg September 2026: Cek Penerima dan Status Penyalurannya lewat HP

15 September 2026

Dengan demikian, perbedaan jumlah tersebut tidak mengubah bagian-bagian pokok yang harus diperhatikan dalam pelaksanaan sholat. Berikut 13 rukun sholat yang umum dijelaskan dalam kajian fikih.

1. Niat

Niat menjadi rukun pertama dalam sholat. Niat merupakan kesengajaan dalam hati untuk melaksanakan ibadah tertentu dan dilakukan bersamaan dengan takbiratul ihram.

Dalam sholat wajib, niat mencakup kesengajaan mengerjakan sholat, menentukan jenis sholat yang dilakukan, serta menetapkan bahwa sholat tersebut merupakan ibadah fardhu.

Niat tidak harus dilafalkan dengan suara. Yang menjadi pokok adalah adanya kesengajaan dalam hati untuk melaksanakan sholat tertentu.

2. Berdiri bagi yang Mampu

Berdiri merupakan rukun sholat wajib bagi orang yang memiliki kemampuan untuk melakukannya. Karena itu, orang yang sehat dan mampu berdiri harus melaksanakan sholat fardhu dalam posisi berdiri.

Sementara itu, orang yang mengalami sakit atau kondisi tertentu sehingga tidak mampu berdiri mendapatkan keringanan untuk sholat sambil duduk. Apabila duduk pun tidak sanggup, pelaksanaan sholat dapat dilakukan sesuai kemampuan fisiknya.

Ketentuan tersebut berdasarkan hadis Nabi Muhammad SAW yang memerintahkan umatnya untuk sholat berdiri apabila mampu, kemudian duduk atau berbaring apabila tidak mampu berdiri.

Untuk sholat sunnah, seseorang diperbolehkan melaksanakannya sambil duduk meskipun masih mampu berdiri, meski berdiri tetap dinilai lebih utama.

3. Takbiratul Ihram

Takbiratul ihram merupakan ucapan Allahu Akbar yang menandai dimulainya sholat.

Takbir ini menjadi rukun yang tidak boleh ditinggalkan. Pelaksanaannya dilakukan setelah berdiri dan menghadap kiblat bagi orang yang mampu.

Ucapan takbiratul ihram adalah:

اللَّهُ أَكْبَرُ

Allahu Akbar

Artinya, Allah Maha Besar.

Takbiratul ihram menjadi pembuka sholat dan membedakan keadaan seseorang sebelum memasuki ibadah sholat dengan keadaan setelah sholat dimulai.

4. Membaca Surat Al-Fatihah

Membaca surat Al-Fatihah termasuk rukun yang harus dilakukan dalam setiap rakaat sholat.

Ketentuan ini didasarkan pada hadis yang menerangkan bahwa sholat seseorang tidak sah tanpa membaca Al-Fatihah. Karena itu, bacaan tersebut menjadi bagian penting dalam setiap rakaat, baik pada sholat wajib maupun sholat sunnah.

Bagi orang yang belum mampu membaca Al-Fatihah, terdapat ketentuan khusus dalam fikih mengenai bacaan pengganti sesuai kemampuan.

5. Rukuk dengan Thuma’ninah

Rukuk dilakukan dengan membungkukkan badan sehingga posisi punggung berada dalam keadaan yang baik dan kedua tangan diletakkan pada lutut.

Selain melakukan gerakan rukuk, seseorang juga harus menghadirkan thuma’ninah, yaitu berhenti sejenak dalam keadaan tenang sebelum berpindah menuju gerakan berikutnya.

Bacaan yang umum dibaca ketika rukuk adalah:

سُبْحَانَ رَبِّيَ الْعَظِيمِ وَبِحَمْدِهِ

Subhaana robbiyal ‘adziimi wabihamdih.

Artinya, Maha Suci Tuhanku Yang Maha Agung dan segala puji bagi-Nya.

6. I’tidal dengan Thuma’ninah

I’tidal merupakan gerakan berdiri kembali setelah rukuk. Posisi tubuh dikembalikan hingga tegak sebelum melanjutkan ke gerakan berikutnya.

I’tidal juga harus dilakukan dengan thuma’ninah. Artinya, seseorang tidak langsung berpindah dari rukuk menuju sujud, tetapi terlebih dahulu berdiri dengan tenang.

Bacaan yang umum dilafalkan ketika bangkit dari rukuk adalah:

سَمِعَ اللَّهُ لِمَنْ حَمِدَهُ

Sami’allaahu liman hamidah.

Artinya, Allah mendengar orang yang memuji-Nya.

Setelah berdiri tegak, dapat dilanjutkan dengan membaca Rabbanaa lakal hamdu sebagai pujian kepada Allah SWT.

7. Sujud Dua Kali dengan Thuma’ninah

Sujud dilakukan sebanyak dua kali dalam setiap rakaat dan menjadi salah satu rukun sholat.

Saat sujud, terdapat tujuh anggota tubuh yang menjadi tumpuan, yakni dahi sekaligus hidung, kedua telapak tangan, kedua lutut, serta kedua ujung kaki.

Sujud juga harus disertai thuma’ninah. Posisi tersebut tidak dilakukan secara tergesa-gesa, melainkan dengan tenang sebelum berpindah ke duduk di antara dua sujud.

Bacaan yang umum dibaca saat sujud adalah:

سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Subhaana robbiyal a’laa wabihamdih.

Artinya, Maha Suci Tuhanku Yang Maha Tinggi dan segala puji bagi-Nya.

8. Duduk di antara Dua Sujud dengan Thuma’ninah

Setelah sujud pertama, seseorang harus bangkit dan duduk sebelum kembali melakukan sujud kedua.

Duduk di antara dua sujud dilakukan dengan tenang atau thuma’ninah. Posisi yang umum dikenal adalah duduk iftirasy, yaitu duduk di atas kaki kiri sementara kaki kanan ditegakkan dengan jari-jari menghadap kiblat.

Salah satu bacaan yang dapat dibaca adalah:

Robbighfirlii warhamnii wajburnii warfa’nii warzuqnii wahdinii wa’aafinii wa’fu ‘annii.

Artinya, Ya Allah, ampunilah aku, rahmatilah aku, perbaikilah keadaanku, tinggikanlah derajatku, berilah aku rezeki dan petunjuk, sehatkanlah aku, serta maafkanlah aku.

9. Duduk Tahiyat Akhir

Duduk tahiyat atau tasyahud akhir dilakukan pada rakaat terakhir. Posisi duduk ini berbeda dengan duduk di antara dua sujud.

Dalam sholat yang terdiri dari dua, tiga, maupun empat rakaat, tahiyat akhir dilakukan sebelum sholat ditutup dengan salam.

Dalam sejumlah penjelasan fikih, posisi duduk pada tahiyat akhir dikenal dengan istilah tawarruk, dengan posisi kaki kiri berada di bawah kaki kanan dan telapak kaki kanan ditegakkan.

10. Membaca Tasyahud Akhir

Setelah duduk pada rakaat terakhir, rukun berikutnya adalah membaca tasyahud akhir.

Bacaan tersebut berisi pujian kepada Allah, salam kepada Nabi Muhammad SAW, salam kepada orang-orang saleh, serta dua kalimat syahadat.

Salah satu lafaz tasyahud yang diajarkan dalam hadis adalah:

Attahiyyaatul mubaarakaatush shalawaatuth thayyibaatu lillaah, assalaamu ‘alaika ayyuhan nabiyyu wa rahmatullaahi wa barakaatuh. Assalaamu ‘alainaa wa ‘alaa ‘ibaadillaahish shaalihiin. Asyhadu allaa ilaaha illallaah wa asyhadu anna Muhammadar Rasulullaah.

Bacaan tasyahud menjadi bagian yang tidak boleh ditinggalkan dalam pelaksanaan sholat sesuai rincian rukun yang dijelaskan dalam fikih.

11. Membaca Shalawat kepada Nabi

Setelah tasyahud akhir, rukun berikutnya adalah membaca shalawat kepada Nabi Muhammad SAW.

Bacaan minimal yang menjadi inti shalawat adalah:

Allahumma shalli ‘alaa Muhammad.

Shalawat dapat dibaca dengan lafaz yang lebih lengkap, termasuk shalawat kepada keluarga Nabi Muhammad SAW dan Nabi Ibrahim AS sebagaimana bacaan yang diajarkan dalam sunnah.

12. Membaca Salam Pertama

Salam menjadi rukun yang menandai berakhirnya sholat. Salam pertama dilakukan dengan menoleh ke arah kanan sambil mengucapkan:

السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ

Assalaamu ‘alaikum wa rahmatullah.

Artinya, Semoga keselamatan dan rahmat Allah tercurah kepada kalian.

Dalam penjelasan fikih yang umum, salam pertama merupakan bagian wajib untuk mengakhiri sholat, sedangkan salam kedua dengan menoleh ke kiri termasuk sunnah.

13. Tertib

Tertib berarti melaksanakan seluruh rukun sholat sesuai urutan yang telah ditentukan.

Pelaksanaan dimulai dari niat dan takbiratul ihram, kemudian dilanjutkan dengan berdiri, membaca Al-Fatihah, rukuk, i’tidal, sujud, duduk di antara dua sujud, hingga tasyahud akhir dan salam.

Urutan tersebut harus diperhatikan karena setiap rukun memiliki tempatnya masing-masing dalam rangkaian sholat.

Mengapa Ada Perbedaan Jumlah Rukun Sholat?

Perbedaan jumlah rukun sholat yang ditemukan dalam berbagai kitab fikih terutama berasal dari cara ulama merinci setiap bagian sholat.

Sebagian ulama menghitung thuma’ninah pada rukuk, i’tidal, sujud, dan duduk di antara dua sujud sebagai rukun yang berdiri sendiri. Jika dirinci demikian, jumlahnya dapat menjadi 17 rukun.

Dalam pendapat lain, thuma’ninah dianggap melekat pada rukun gerakan yang bersangkutan sehingga jumlahnya diringkas menjadi 13.

Ada pula kitab fikih yang memberikan rincian lebih banyak, misalnya dengan memasukkan beberapa bagian lain secara terpisah sehingga jumlahnya mencapai 18 rukun.

Perbedaan cara menghitung tersebut tidak mengubah pentingnya menjalankan seluruh bagian sholat dengan benar dan berurutan.

Dengan memahami rukun sholat, umat Islam dapat lebih memperhatikan setiap gerakan dan bacaan dalam ibadah wajib tersebut. Niat, takbiratul ihram, berdiri bagi yang mampu, Al-Fatihah, rukuk, i’tidal, sujud, duduk di antara dua sujud, tahiyat akhir, tasyahud, shalawat, salam, serta tertib merupakan bagian penting yang perlu dipahami sebelum melaksanakan sholat.

Untuk persoalan yang berkaitan dengan perbedaan pendapat fikih, terutama pada kondisi khusus, umat Islam dapat mengikuti penjelasan ulama atau rujukan fikih yang menjadi pedoman masing-masing.

Tags: 13 rukun sholatduduk di antara dua sujudjumlah rukun sholatmembaca Al-Fatihahniat sholatrukuk dan i'tidalrukun sholatrukun sholat dari niat sampai salamrukun sholat lengkapsalam dalam sholatshalawat kepada Nabisujud dalam sholattahiyat akhirtakbiratul ihramtasyahud akhirtata cara sholattertib dalam sholatthuma'ninah dalam sholat
Previous Post

Cara Cek BPNT Tahap 3 Tahun 2026 Lewat HP, Ketahui Status dan Besaran Bantuannya

Next Post

5 Rukun Islam dan Penjelasannya, dari Syahadat hingga Haji

Maksum Rangkuti

Maksum Rangkuti

Related Posts

5 Rukun Islam dan Penjelasannya, dari Syahadat hingga Haji
Info

5 Rukun Islam dan Penjelasannya, dari Syahadat hingga Haji

15 September 2026

5 Rukun Islam dan Penjelasannya, dari Syahadat hingga Haji Rukun Islam menjadi lima dasar...

Cara Cek BPNT Tahap 3 Tahun 2026 Lewat HP, Ketahui Status dan Besaran Bantuannya
Bansos

Cara Cek BPNT Tahap 3 Tahun 2026 Lewat HP, Ketahui Status dan Besaran Bantuannya

15 September 2026

Cara Cek BPNT Tahap 3 Tahun 2026 Lewat HP, Ketahui Status dan Besaran Bantuannya...

Cara Cek NIK Masuk Desil Berapa untuk Penerima Bansos 2026, Ini Panduannya
Bansos

Cara Cek NIK Masuk Desil Berapa untuk Penerima Bansos 2026, Ini Panduannya

15 September 2026

Cara Cek NIK Masuk Desil Berapa untuk Penerima Bansos 2026, Ini Panduannya Masyarakat dapat...

Bansos Beras 30 Kg September 2026: Cek Penerima dan Status Penyalurannya lewat HP
Bansos

Bansos Beras 30 Kg September 2026: Cek Penerima dan Status Penyalurannya lewat HP

15 September 2026

Bansos Beras 30 Kg September 2026: Cek Penerima dan Status Penyalurannya lewat HP Bantuan...

Next Post
5 Rukun Islam dan Penjelasannya, dari Syahadat hingga Haji

5 Rukun Islam dan Penjelasannya, dari Syahadat hingga Haji

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Portal Informasi dan Berita

The best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, & blog, etc.

Tags

aplikasi Cek Bansos bansos September 2026 bantuan PIP 2026 besaran PIP 2026 BPNT Rp600.000 BPNT September 2026 BPNT tahap 3 2026 cara cek bansos lewat HP cara cek desil bansos cara cek desil DTSEN cara cek PIP 2026 cara daftar KIP Kuliah 2026 cekbansos.kemensos.go.id cek bansos Kemensos cek bansos lewat HP cek bansos September 2026 cek desil bansos cek desil bansos 2026 cek desil DTSEN cek desil Kemensos cek desil lewat HP cek penerima PIP cek penerima PIP 2026 desil 1 sampai 4 desil 1 sampai 10 desil bansos 2026 Desil DTSEN desil penerima bansos DTSEN DTSEN 2026 jadwal KIP Kuliah 2026 jadwal PIP 2026 KIP Kuliah 2026 nominal PIP 2026 pencairan PIP 2026 penerima BPNT 2026 penerima PIP 2026 PIP 2026 PIP September 2026 PKH September 2026 PKH tahap 3 2026 SIPINTAR PIP status penerima bansos syarat KIP Kuliah 2026 Syarat Penerima PIP 2026

Recent Article

  • 5 Rukun Islam dan Penjelasannya, dari Syahadat hingga Haji
  • 13 Rukun Sholat yang Wajib Dipahami, dari Niat hingga Salam
  • Cara Cek BPNT Tahap 3 Tahun 2026 Lewat HP, Ketahui Status dan Besaran Bantuannya
  • About
  • FAQ
  • Contact
  • Advertise

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.