Portal Informasi dan Berita
  • Home
  • SEO
  • Marketing
  • Website
  • Ecommerce
No Result
View All Result
Subscribe
Portal Informasi dan Berita
  • Home
  • SEO
  • Marketing
  • Website
  • Ecommerce
No Result
View All Result
Portal Informasi dan Berita
No Result
View All Result
Cara Daftar OMI Kemenag 2026, Operator Perlu Perhatikan Tahapan dan Data Peserta

Cara Daftar OMI Kemenag 2026, Operator Perlu Perhatikan Tahapan dan Data Peserta

Cara Daftar OMI Kemenag 2026, Operator Perlu Perhatikan Tahapan dan Data Peserta

Maksum Rangkuti by Maksum Rangkuti
2 September 2026
in Info
Reading Time: 7 mins read
0

Cara Daftar OMI Kemenag 2026, Operator Perlu Perhatikan Tahapan dan Data Peserta

Operator madrasah menjadi bagian penting dalam proses pendaftaran Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2026. Seluruh data lembaga, peserta, hingga dokumen pendukung perlu dipastikan sesuai sebelum pendaftaran dikirim melalui sistem yang telah disediakan.

OMI 2026 diselenggarakan Kementerian Agama melalui Direktorat KSKK Madrasah sebagai ajang pengembangan talenta siswa dalam bidang sains dan riset. Untuk kategori sains, peserta mengikuti seleksi secara bertahap mulai dari tingkat satuan pendidikan hingga nasional. Sementara itu, kategori riset menggunakan mekanisme pengajuan proposal dan penelitian.



Cara Daftar OMI Kemenag 2026

Pendaftaran OMI Sains tingkat kabupaten/kota dilakukan melalui akun lembaga, bukan dengan akun pribadi siswa. Karena itu, operator perlu memastikan akses ke akun lembaga sudah tersedia sebelum memasukkan peserta. Berikut tahapan yang perlu dilakukan.

Related Posts

Langkah Mudah Cek Status Penerima Bansos PBI JK September 2026

Langkah Mudah Cek Status Penerima Bansos PBI JK September 2026

2 September 2026
Cek Bansos BPNT September 2026 Berikut Langkah-langkahnya!

Cek Bansos BPNT September 2026 Berikut Langkah-langkahnya!

2 September 2026
Cek Bansos PKH September 2026 Berikut Langkahnya Secara Lengkap!

Cek Bansos PKH September 2026 Berikut Langkahnya Secara Lengkap!

2 September 2026
Panduan Membuat NIB Gratis 2026, Berikut Langkah-Langkahnya!

Panduan Membuat NIB Gratis 2026, Berikut Langkah-Langkahnya!

1 September 2026
  • Buka Portal Resmi OMI
    Operator dapat mengakses portal OMI Kemenag melalui omi.kemenag.go.id. Pada laman tersebut tersedia layanan untuk masuk ke akun lembaga serta mengelola pendaftaran OMI. Gunakan koneksi internet yang stabil dan pastikan alamat situs yang dibuka merupakan domain resmi Kementerian Agama.
  • Pastikan Data Lembaga Sudah Tersedia
    Sebelum memasukkan nama peserta, periksa terlebih dahulu data sekolah atau madrasah di dalam sistem. Madrasah MI, MTs, dan MA harus memiliki Nomor Statistik Madrasah (NSM) serta tercatat aktif dalam EMIS Kementerian Agama. Untuk sekolah umum, persyaratannya adalah memiliki NPSN dan terdaftar aktif dalam Dapodik. Jika lembaga belum tersedia dalam sistem, operator perlu mengikuti mekanisme pembuatan akun atau pendaftaran lembaga yang tersedia pada portal.
  • Gunakan Akun Lembaga
    Setelah data lembaga tersedia, operator dapat masuk menggunakan email lembaga dan kata sandi. Tahapan login pada portal OMI pada dasarnya meliputi:

    • Membuka portal OMI.
    • Memilih menu Masuk.
    • Mengisi email akun lembaga.
    • Memasukkan kata sandi.
    • Menekan tombol masuk.
    • Memastikan dashboard menampilkan lembaga yang sesuai.
      Akun lembaga digunakan untuk mengelola data dan mengirimkan peserta. Akun ini berbeda dengan akun peserta yang digunakan siswa setelah proses verifikasi.
  • Buka Menu Pendaftaran Peserta
    Setelah berhasil masuk, operator dapat menuju menu Peserta. Selanjutnya, pilih bagian pendaftaran peserta untuk tingkat kabupaten/kota. Data siswa kemudian dimasukkan sesuai formulir yang tersedia pada sistem. Untuk OMI Sains tingkat kabupaten/kota, setiap satuan pendidikan dapat mengirimkan tiga siswa terbaik untuk masing-masing bidang studi setelah melalui seleksi internal.
  • Siapkan Data Siswa
    Operator sebaiknya mengumpulkan seluruh informasi peserta sebelum mengisi formulir. Data yang perlu disiapkan antara lain:

    • NIK 16 digit.
    • NISN aktif.
    • Nama lengkap.
    • Tempat dan tanggal lahir.
    • Jenis kelamin.
    • Jenjang pendidikan.
    • Kelas.
    • Bidang kompetisi.
    • Prestasi.
    • Nomor telepon.
    • Email.
      Data tersebut perlu dicocokkan dengan catatan siswa di EMIS untuk madrasah atau Dapodik bagi sekolah umum. Kesalahan penulisan dapat menghambat proses pemeriksaan data.
  • Pilih Bidang Kompetisi
    Bidang yang tersedia menyesuaikan jenjang peserta.

    • Untuk MI/SD/sederajat, OMI Sains mencakup:
      • Matematika Terintegrasi
      • IPAS Terintegrasi.
    • Untuk MTs/SMP/sederajat, tersedia:
      • Matematika Terintegrasi.
      • IPA Terintegrasi.
      • IPS Terintegrasi.
    • Sedangkan MA/SMA/sederajat mengikuti enam bidang, yaitu:
      • Matematika Terintegrasi.
      • Biologi Terintegrasi.
      • Fisika Terintegrasi.
      • Kimia Terintegrasi.
      • Ekonomi Terintegrasi.
      • Geografi Terintegrasi.
        Setiap siswa hanya diperbolehkan mengikuti satu bidang kompetisi.
  • Unggah Dokumen yang Diminta
    Setelah identitas peserta dilengkapi, operator perlu mengunggah dokumen sesuai kategori lomba. Untuk OMI Sains, dokumen yang disiapkan berupa foto peserta dan kartu identitas siswa. Sementara peserta OMI Riset memiliki dokumen tambahan berupa proposal penelitian, surat pernyataan keaslian karya, surat pengantar kepala madrasah, serta dokumen administrasi yang dipersyaratkan. Format dan ukuran berkas harus mengikuti ketentuan yang tampil pada portal saat proses unggah.
  • Periksa Seluruh Data Sebelum Dikirim
    Jangan langsung menekan tombol pengiriman setelah formulir selesai diisi. Operator perlu memeriksa kembali identitas peserta, jenjang, kelas, bidang yang dipilih, serta dokumen yang telah diunggah. Urutannya dapat diperiksa dengan pola:

    • Data lembaga.
    • Identitas peserta.
    • Bidang kompetisi.
    • Dokumen.
    • Pengiriman.
      Langkah ini penting karena data yang sudah dikirim belum tentu langsung berstatus terverifikasi.
  • Kirim dan Pantau Status Peserta
    Jika seluruh informasi telah sesuai, pendaftaran dapat dikirim melalui sistem. Setelah pengiriman berhasil, nama siswa perlu dipastikan muncul pada daftar peserta tingkat kabupaten/kota. Kemunculan nama tersebut menunjukkan bahwa data telah terkirim, tetapi belum berarti peserta sudah terverifikasi atau dinyatakan lolos. Operator tetap perlu memantau akun lembaga sampai proses verifikasi selesai.




Syarat Peserta OMI Sains 2026

Peserta OMI Sains harus memenuhi ketentuan yang telah ditetapkan.

Persyaratan utamanya meliputi:

  • Warga Negara Indonesia.
  • Berstatus siswa aktif di madrasah atau sekolah.
  • Memiliki NISN aktif.
  • Siswa MI/SD/sederajat berada di kelas V atau VI pada Tahun Pelajaran 2026/2027.
  • Siswa MTs/SMP/sederajat berada di kelas VII, VIII, atau IX.
  • Siswa MA/SMA/sederajat berada di kelas X, XI, atau XII.
  • Hanya mengikuti satu bidang kompetisi.

Data peserta yang tidak memenuhi ketentuan dapat menyebabkan peserta didiskualifikasi oleh sistem.



OMI Riset Memiliki Mekanisme Berbeda

OMI Riset ditujukan bagi siswa MTs kelas VII atau VIII serta MA kelas X atau XI pada Tahun Ajaran 2026/2027.

Kompetisi ini menggunakan karya penelitian dengan tiga ruang lingkup, yakni:

  • Ekoteologi: Integrasi Keislaman dan Keilmuan.
  • Sustainable Development Goals (SDGs).
  • Transformasi Digital untuk Pembangunan Nasional.

Penelitian dapat dibuat secara individu maupun kelompok. Dalam satu kelompok terdapat maksimal tiga siswa dari madrasah yang sama, terdiri atas satu ketua dan dua anggota.

Setiap peserta hanya dapat mengajukan satu proposal dan memilih satu ruang lingkup penelitian. Sementara setiap madrasah dibatasi maksimal lima proposal untuk setiap ruang lingkup.

Tahapannya dimulai dari pengajuan proposal, penilaian, presentasi proposal, pembimbingan dan pelaksanaan penelitian, presentasi hasil, pengumpulan hasil penelitian serta draf artikel, kemudian berlanjut ke final dan expo.

Karya yang terbukti merupakan hasil plagiasi dapat dikenai sanksi. Madrasah asal peserta yang terbukti melakukan pelanggaran dapat dilarang mengikuti OMI bidang riset selama tiga tahun berturut-turut.



Jadwal OMI Sains 2026

Pendaftaran OMI Sains tingkat kabupaten/kota berlangsung pada 27 Agustus–2 September 2026.

Rangkaian berikutnya adalah:

Tahapan Jadwal
Sosialisasi 21 Agustus 2026
Seleksi satuan pendidikan 22–26 Agustus 2026
Pendaftaran kabupaten/kota 27 Agustus–2 September 2026
Uji coba kabupaten/kota 4–5 September 2026
Pelaksanaan kabupaten/kota 7–8 September 2026
Pengumuman kabupaten/kota 12 September 2026
Uji coba provinsi 1–2 Oktober 2026
Pelaksanaan provinsi 5–6 Oktober 2026
Pengumuman provinsi 10 Oktober 2026
Registrasi nasional 8 November 2026
Technical meeting dan pembukaan 9 November 2026
Pelaksanaan nasional 10–11 November 2026
Pengumuman dan penutupan 12 November 2026




Jadwal OMI Riset 2026

Untuk jalur riset, tahapan berlangsung dengan jadwal berikut:

Tahapan Jadwal
Sosialisasi 21 Agustus 2026
Pendaftaran dan unggah proposal 22 Agustus–2 September 2026
Pengumuman penilaian proposal 7 September 2026
Presentasi proposal 9–11 September 2026
Pembimbingan dan pelaksanaan riset 12 September–20 Oktober 2026
Presentasi hasil riset 21–23 Oktober 2026
Pengumuman penilaian presentasi 27 Oktober 2026
Pengumpulan hasil riset dan draf artikel 29–31 Oktober 2026
Final dan expo 10–12 November 2026




Cara Mengatasi Kendala Saat Pendaftaran

Kendala yang muncul di portal dapat berasal dari beberapa hal, seperti akun tidak bisa digunakan, data siswa tidak sesuai, nama lembaga tidak muncul, atau berkas gagal diunggah.

Jika NISN atau data peserta bermasalah, operator perlu mencocokkannya kembali dengan data pada EMIS atau Dapodik. Untuk data lembaga, periksa NSM dan status EMIS bagi madrasah, serta NPSN dan Dapodik bagi sekolah umum.

Apabila situs tidak dapat dibuka, periksa koneksi internet dan coba menggunakan peramban berbeda. Operator juga sebaiknya tidak langsung membuat pendaftaran baru apabila data peserta sebenarnya sudah berhasil dikirim karena dapat menimbulkan data ganda.

Untuk data yang keliru setelah dikirim, jangan menganggap seluruh bagian formulir masih dapat diubah. Jika diperlukan koreksi, operator dapat menyampaikannya melalui mekanisme yang diarahkan Komite OMI Kabupaten/Kota.

Pendaftaran OMI 2026 Jangan Menunggu Batas Akhir

Operator madrasah perlu memastikan seluruh persiapan dilakukan sebelum batas pendaftaran berakhir. Untuk OMI Sains tingkat kabupaten/kota, batas pengiriman peserta adalah 2 September 2026, sedangkan pengunggahan proposal OMI Riset juga berakhir pada tanggal yang sama.

Persiapan sejak awal mencakup pemeriksaan data lembaga, kesiapan akun, validitas identitas peserta, pilihan bidang, serta kelengkapan dokumen. Dengan demikian, jika muncul kendala pada sistem atau data, operator masih memiliki waktu untuk melakukan pemeriksaan dan koordinasi.

Informasi mengenai perubahan jadwal maupun ketentuan selanjutnya sebaiknya dipantau melalui portal resmi OMI dan kanal resmi Kementerian Agama.



Tags: Jadwal lomba nasional 2026jadwal lomba pelajar 2026jadwal pelaksanaan lomba 2026pelaksanaan tingkat nasionalpelaksanaan tingkat provinsipendaftaran kabupaten kotapengumuman lomba 2026registrasi nasionalseleksi satuan pendidikan
Previous Post

Panduan Membuat NIB Gratis 2026, Berikut Langkah-Langkahnya!

Next Post

Cek Bansos PKH September 2026 Berikut Langkahnya Secara Lengkap!

Maksum Rangkuti

Maksum Rangkuti

Related Posts

Langkah Mudah Cek Status Penerima Bansos PBI JK September 2026
Bansos

Langkah Mudah Cek Status Penerima Bansos PBI JK September 2026

2 September 2026

Langkah Mudah Cek Status Penerima Bansos PBI JK September 2026 Penerima Bantuan Iuran Jaminan...

Cek Bansos BPNT September 2026 Berikut Langkah-langkahnya!
Bansos

Cek Bansos BPNT September 2026 Berikut Langkah-langkahnya!

2 September 2026

Cek Bansos BPNT September 2026 Berikut Langkah-langkahnya! Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) September 2026...

Cek Bansos PKH September 2026 Berikut Langkahnya Secara Lengkap!
Bansos

Cek Bansos PKH September 2026 Berikut Langkahnya Secara Lengkap!

2 September 2026

Cek Bansos PKH September 2026 Berikut Langkahnya Secara Lengkap! Masyarakat dapat mengecek status penerima...

Panduan Membuat NIB Gratis 2026, Berikut Langkah-Langkahnya!
Info

Panduan Membuat NIB Gratis 2026, Berikut Langkah-Langkahnya!

1 September 2026

Panduan Membuat NIB Gratis 2026, Berikut Langkah-Langkahnya! Nomor Induk Berusaha (NIB) menjadi salah satu...

Next Post
Cek Bansos PKH September 2026 Berikut Langkahnya Secara Lengkap!

Cek Bansos PKH September 2026 Berikut Langkahnya Secara Lengkap!

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Portal Informasi dan Berita

The best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, & blog, etc.

Tags

bantuan PIP 2026 besaran PIP 2026 BPNT Rp600.000 BPNT tahap 3 2026 cara cek bansos 2026 cara cek BPNT 2026 cara cek desil DTSEN cara cek PBI JK cara cek PIP 2026 cara daftar KIP Kuliah 2026 cek bansos 2026 cek bansos Kemensos cek bansos Kemensos 2026 cek bansos PBI JK cek desil BPS cek desil DTSEN cek desil DTSEN 2026 cek PBI JK lewat HP cek penerima BPNT cek penerima PIP cek PIP 2026 cek PIP lewat HP dana PIP 2026 desil 1 sampai 10 desil penerima bansos DTSEN 2026 DTSEN bansos jadwal BPNT 2026 jadwal PIP 2026 NIK KTP bansos NISN NIK PIP nominal PIP 2026 pencairan BPNT tahap 3 pencairan PIP 2026 penerima bansos PKH penerima BPNT 2026 penerima PBI JK penerima PIP 2026 PIP 2026 PKH tahap 3 2026 SafeSearch Google SafeSearch terkunci SIPINTAR PIP syarat KIP Kuliah 2026 Syarat Penerima PIP 2026

Recent Article

  • Langkah Mudah Cek Status Penerima Bansos PBI JK September 2026
  • Cek Bansos BPNT September 2026 Berikut Langkah-langkahnya!
  • Cek Bansos PKH September 2026 Berikut Langkahnya Secara Lengkap!
  • About
  • FAQ
  • Contact
  • Advertise

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.