Kata kerja merupakan salah satu unsur penting dalam struktur kalimat bahasa Indonesia. Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata kerja adalah kata yang menyatakan tindakan, proses, atau keadaan, dan biasanya berfungsi sebagai predikat dalam kalimat. Di antara berbagai jenis kata kerja, kata kerja aktif dan pasif menjadi dua bentuk yang paling sering dipelajari karena berkaitan erat dengan cara penyampaian informasi kepada pembaca atau pendengar.
Pengertian Kata Kerja Aktif Dan Pasif
Kata kerja aktif adalah kata kerja yang subjeknya berperan sebagai pelaku atau pihak yang melakukan suatu tindakan. Kata kerja jenis ini umumnya ditandai dengan imbuhan me- atau ber- pada predikatnya.
Sebaliknya, kata kerja pasif adalah kata kerja yang subjeknya berperan sebagai penerima atau pihak yang dikenai suatu tindakan. Ciri utamanya terletak pada imbuhan di- atau ter- yang melekat pada predikat.
Perbedaan keduanya dapat dilihat dari dua sisi utama, yaitu subjek dan predikat. Pada kalimat aktif, subjek melakukan pekerjaan, sedangkan pada kalimat pasif, subjek menerima akibat dari pekerjaan tersebut. Dari sisi predikat, kalimat aktif menggunakan imbuhan me- atau ber-, sementara kalimat pasif menggunakan imbuhan di- atau ter-.
Contoh Kata Kerja Aktif Dan Pasif Dalam Kalimat
Berikut beberapa contoh kalimat yang menggunakan kata kerja aktif:
- Rani menyapu halaman rumah setiap pagi.
- Ayah membaca koran di ruang tamu.
- Adik berlari mengejar bus sekolah.
- Guru menjelaskan materi pelajaran dengan sabar.
- Nelayan menangkap ikan di laut lepas.
Contoh Kata Kerja Pasif Yang Mudah Dipahami
Berikut beberapa contoh kalimat yang menggunakan kata kerja pasif:
- Halaman rumah disapu oleh Rani setiap pagi.
- Koran dibaca ayah di ruang tamu.
- Bus sekolah dikejar oleh adik.
- Materi pelajaran dijelaskan guru dengan sabar.
- Ikan ditangkap nelayan di laut lepas.
Dari contoh di atas, terlihat bahwa satu peristiwa yang sama dapat disampaikan melalui dua sudut pandang berbeda, tergantung apakah fokus kalimat diarahkan pada pelaku atau pada objek yang menerima tindakan.
Jenis Jenis Kata Kerja Lain Berdasarkan Bentuk Dan Objek
Selain berdasarkan aktif dan pasif, kata kerja juga dapat dikelompokkan berdasarkan bentuk dan objeknya.
Berdasarkan bentuknya, kata kerja terbagi menjadi kata kerja dasar dan kata kerja turunan. Kata kerja dasar tidak memperoleh imbuhan, misalnya makan dan tidur. Kata kerja turunan telah mendapat imbuhan, misalnya memakan dan mendarat.
Berdasarkan objeknya, kata kerja terbagi menjadi kata kerja transitif dan intransitif. Kata kerja transitif membutuhkan objek agar maknanya lengkap, misalnya memasak dan membeli. Kata kerja intransitif tidak membutuhkan objek, misalnya menangis dan duduk.
Penutup Memahami Kata Kerja Aktif Dan Pasif Secara Tepat
Memahami perbedaan kata kerja aktif dan pasif akan membantu penulis maupun penutur menyampaikan gagasan secara lebih tepat dan sesuai konteks. Dengan mengenali ciri imbuhan serta posisi subjek dan objek pada kalimat, kesalahan penggunaan kata kerja dapat diminimalkan sehingga komunikasi berjalan lebih efektif.








