Portal Informasi dan Berita
  • Home
  • SEO
  • Marketing
  • Website
  • Ecommerce
No Result
View All Result
Subscribe
Portal Informasi dan Berita
  • Home
  • SEO
  • Marketing
  • Website
  • Ecommerce
No Result
View All Result
Portal Informasi dan Berita
No Result
View All Result
Sejarah Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober, Latar Belakang, Makna, dan Pahlawan Revolusi

Sejarah Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober, Latar Belakang, Makna, dan Pahlawan Revolusi

Sejarah Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober, Latar Belakang, Makna, dan Pahlawan Revolusi

Maksum Rangkuti by Maksum Rangkuti
1 Oktober 2026
in Info
Reading Time: 5 mins read
0

Sejarah Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober, Latar Belakang, Makna, dan Pahlawan Revolusi

Hari Kesaktian Pancasila diperingati masyarakat Indonesia setiap 1 Oktober sebagai salah satu momentum untuk mengenang peristiwa sejarah yang berkaitan dengan Gerakan 30 September 1965 (G30S) serta penguatan kedudukan Pancasila sebagai dasar negara.

Peringatan ini kerap disandingkan dengan Hari Lahir Pancasila. Keduanya memiliki kaitan dengan Pancasila, tetapi mempunyai latar belakang berbeda. Hari Lahir Pancasila diperingati setiap 1 Juni, sedangkan Hari Kesaktian Pancasila berlangsung setiap 1 Oktober.

Keputusan Presiden Nomor 24 Tahun 2016 menetapkan 1 Juni 1945 sebagai Hari Lahir Pancasila.



Related Posts

Cara Merekam Layar Laptop Windows dan MacBook Tanpa Aplikasi Tambahan

Cara Merekam Layar Laptop Windows dan MacBook Tanpa Aplikasi Tambahan

1 Oktober 2026
Cara Transfer BCA ke DANA, Kode, Minimal Saldo, dan Langkahnya

Cara Transfer BCA ke DANA, Kode, Minimal Saldo, dan Langkahnya

1 Oktober 2026
Cara Mengganti Wallpaper Laptop Windows 7, 8, 10, 11 dan MacBook

Cara Mengganti Wallpaper Laptop Windows 7, 8, 10, 11 dan MacBook

1 Oktober 2026
Syarat dan Cara Membuat SIM B1 dan B2, Lengkap dengan Biaya serta Prosedurnya

Syarat dan Cara Membuat SIM B1 dan B2, Lengkap dengan Biaya serta Prosedurnya

1 Oktober 2026

Latar Belakang Hari Kesaktian Pancasila

Sejarah Hari Kesaktian Pancasila berkaitan dengan rangkaian peristiwa G30S yang berlangsung pada malam 30 September hingga 1 Oktober 1965. Pada dini hari 1 Oktober, sejumlah perwira TNI Angkatan Darat menjadi korban penculikan dan pembunuhan.

Para korban kemudian dibawa ke kawasan Lubang Buaya, Jakarta Timur. Tujuh orang yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut ditemukan di sebuah sumur di kawasan itu pada 4 Oktober 1965.

Ketujuh orang tersebut kemudian ditetapkan sebagai Pahlawan Revolusi. Nama mereka hingga kini dikenang dalam berbagai kegiatan peringatan Hari Kesaktian Pancasila.

Kompleks Monumen Pancasila Sakti di Lubang Buaya juga menjadi salah satu lokasi yang berkaitan erat dengan sejarah peristiwa tersebut. Kawasan ini kemudian ditetapkan pemerintah sebagai cagar budaya peringkat nasional.

Dalam narasi resmi yang melatarbelakangi peringatan Hari Kesaktian Pancasila, peristiwa G30S dipandang sebagai ujian terhadap Pancasila sebagai dasar negara. Setelah gerakan tersebut dihentikan oleh pihak militer, 1 Oktober kemudian dimaknai sebagai momentum untuk memperingati keberhasilan mempertahankan Pancasila.

Mengapa Disebut Hari Kesaktian Pancasila?

Istilah Kesaktian Pancasila berkaitan dengan pemaknaan bahwa Pancasila tetap menjadi dasar negara setelah Indonesia mengalami pergolakan politik dan kekerasan pada 1965.

Peringatan setiap 1 Oktober tidak hanya diarahkan untuk mengenang korban dan para Pahlawan Revolusi. Momentum tersebut juga digunakan untuk meneguhkan kembali komitmen terhadap Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

Dengan pemaknaan tersebut, Hari Kesaktian Pancasila menjadi bagian dari peringatan sejarah nasional sekaligus pengingat mengenai kedudukan Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.



Kapan 1 Oktober Ditetapkan sebagai Hari Kesaktian Pancasila?

Tanggal 1 Oktober secara resmi ditetapkan sebagai Hari Kesaktian Pancasila melalui Keputusan Presiden Nomor 153 Tahun 1967 tentang Penetapan Tanggal 1 Oktober sebagai Hari Kesaktian Pancasila.

Keppres tersebut ditetapkan di Jakarta pada 27 September 1967 dan mulai berlaku pada tanggal yang sama.

Sejak penetapan tersebut, 1 Oktober diperingati sebagai Hari Kesaktian Pancasila. Upacara tingkat nasional kemudian secara rutin dikaitkan dengan Monumen Pancasila Sakti di Lubang Buaya, Jakarta Timur.

Dalam rangkaian upacara, kegiatan antara lain diisi dengan mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para Pahlawan Revolusi, pembacaan Pancasila, Pembukaan UUD 1945, ikrar, serta doa.

Tujuh Pahlawan Revolusi yang Gugur dalam Peristiwa G30S

Tujuh tokoh yang gugur dalam rangkaian peristiwa G30S kemudian dikenang sebagai Pahlawan Revolusi. Mereka adalah:

  1. Jenderal TNI Anumerta Ahmad Yani, Menteri/Panglima Angkatan Darat.
  2. Letnan Jenderal TNI Anumerta R. Soeprapto, Deputi II Menteri/Panglima Angkatan Darat.
  3. Letnan Jenderal TNI Anumerta M.T. Haryono, Deputi III Menteri/Panglima Angkatan Darat.
  4. Letnan Jenderal TNI Anumerta S. Parman, Asisten I Menteri/Panglima Angkatan Darat.
  5. Mayor Jenderal TNI Anumerta D.I. Pandjaitan, Asisten IV Menteri/Panglima Angkatan Darat.
  6. Mayor Jenderal TNI Anumerta Sutoyo Siswomihardjo, Inspektur Kehakiman/Oditur Jenderal Angkatan Darat.
  7. Letnan Satu Czi Anumerta Pierre Andreas Tendean, ajudan Jenderal A.H. Nasution.

Selain ketujuh Pahlawan Revolusi tersebut, Ade Irma Suryani Nasution, putri Jenderal A.H. Nasution, juga menjadi korban dalam rangkaian peristiwa 1965 dan kemudian dikenang sebagai salah satu korban tragedi tersebut.



Makna Hari Kesaktian Pancasila

Hari Kesaktian Pancasila memiliki beberapa makna yang berkaitan dengan perjalanan sejarah Indonesia.

Pertama, peringatan ini menjadi kesempatan untuk mengenang jasa dan pengorbanan para Pahlawan Revolusi yang gugur dalam peristiwa G30S.

Kedua, momentum 1 Oktober mengingatkan kembali kedudukan Pancasila sebagai dasar negara. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya diharapkan tidak berhenti sebagai bagian dari peringatan, tetapi diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Ketiga, Hari Kesaktian Pancasila berkaitan dengan semangat menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Pancasila menjadi salah satu landasan dalam kehidupan masyarakat Indonesia yang memiliki keberagaman.

Perbedaan Hari Kesaktian Pancasila dan Hari Lahir Pancasila

Hari Kesaktian Pancasila dan Hari Lahir Pancasila sama-sama berkaitan dengan Pancasila, tetapi keduanya memiliki latar sejarah yang berbeda.

Hari Kesaktian Pancasila diperingati setiap 1 Oktober dan berkaitan dengan peristiwa G30S 1965 serta pemaknaan mengenai tetap dipertahankannya Pancasila sebagai dasar negara.

Sementara itu, Hari Lahir Pancasila diperingati setiap 1 Juni. Pemerintah melalui Keputusan Presiden Nomor 24 Tahun 2016 menetapkan 1 Juni 1945 sebagai Hari Lahir Pancasila.

Dengan demikian, 1 Juni dan 1 Oktober sama-sama menjadi tanggal penting dalam sejarah Pancasila, tetapi memperingati momentum yang berbeda.



Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026

Pada Kamis, 1 Oktober 2026, upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila tingkat pusat dijadwalkan berlangsung di Monumen Pancasila Sakti, Jalan Raya Pondok Gede, Lubang Buaya, Jakarta Timur.

Berdasarkan pedoman yang tercantum dalam sumber yang diberikan, upacara tingkat pusat dilaksanakan mulai 08.00 WIB hingga selesai. Presiden Republik Indonesia bertindak sebagai inspektur upacara.

Petugas upacara tingkat pusat terdiri atas sejumlah pejabat negara, dengan pembagian tugas sebagai berikut:

  • Inspektur Upacara: Presiden Republik Indonesia
  • Pembaca Teks Pancasila: Ketua DPD RI
  • Pembaca Pembukaan UUD 1945: Ketua MPR RI
  • Pembaca dan Penandatangan Ikrar: Ketua DPR RI
  • Pembaca Doa: Menteri Agama RI

Rangkaian kegiatan meliputi kedatangan pasukan dan pejabat, laporan perwira upacara, salam kebangsaan, penghormatan kebesaran, mengheningkan cipta, pembacaan Pancasila, Pembukaan UUD 1945, pembacaan dan penandatanganan ikrar, doa, hingga laporan akhir dan pembubaran pasukan.

Untuk tingkat daerah, kantor perwakilan luar negeri, dan satuan pendidikan, susunan upacara mencakup penghormatan kepada inspektur upacara, laporan komandan upacara, mengheningkan cipta, pembacaan Pancasila, Pembukaan UUD 1945, ikrar, doa, serta laporan bahwa upacara telah selesai.

Tema Hari Kesaktian Pancasila 2026

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026 menggunakan tema “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.”

Tema tersebut menjadi arah dalam pelaksanaan peringatan sekaligus menempatkan Pancasila sebagai nilai yang mempersatukan masyarakat Indonesia dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.



Mengapa Hari Kesaktian Pancasila Diperingati Setiap 1 Oktober?

Tanggal 1 Oktober dipilih karena berkaitan langsung dengan rangkaian peristiwa G30S yang berlangsung pada akhir September hingga awal Oktober 1965. Dalam narasi resmi negara, peristiwa tersebut dipandang sebagai ancaman terhadap Pancasila dan kemudian dihentikan oleh pihak militer.

Setelah itu, 1 Oktober dimaknai sebagai hari untuk memperingati tetap dipertahankannya Pancasila sebagai dasar negara. Penetapan tanggal tersebut kemudian memiliki dasar hukum melalui Keppres Nomor 153 Tahun 1967 yang ditetapkan pada 27 September 1967.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila setiap 1 Oktober akhirnya tidak hanya menjadi kegiatan seremonial. Momentum tersebut juga digunakan untuk mengenang para korban peristiwa 1965 dan kembali mengingat kedudukan Pancasila dalam kehidupan masyarakat Indonesia.

Tags: G30S 1965Hari Kesaktian Pancasila 1 OktoberHari Kesaktian Pancasila 2026Keppres Nomor 153 Tahun 1967latar belakang Hari Kesaktian Pancasilamakna Hari Kesaktian PancasilaMonumen Pancasila SaktiPahlawan Revolusiperbedaan Hari Kesaktian Pancasila dan Hari Lahir Pancasilaperistiwa G30S 1965Sejarah Hari Kesaktian Pancasilasejarah Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktobertema Hari Kesaktian Pancasila 2026tujuh Pahlawan Revolusiupacara Hari Kesaktian Pancasila 2026
Previous Post

Cara Membuat KIA Anak: Syarat, Tata Cara, dan Mekanisme Pengajuan

Next Post

Cara Membuka Rekening Bank BRI Secara Online Tanpa Ribet!

Maksum Rangkuti

Maksum Rangkuti

Related Posts

Cara Merekam Layar Laptop Windows dan MacBook Tanpa Aplikasi Tambahan
Info

Cara Merekam Layar Laptop Windows dan MacBook Tanpa Aplikasi Tambahan

1 Oktober 2026

Cara Merekam Layar Laptop Windows dan MacBook Tanpa Aplikasi Tambahan Screen recording atau perekaman...

Cara Transfer BCA ke DANA, Kode, Minimal Saldo, dan Langkahnya
Info

Cara Transfer BCA ke DANA, Kode, Minimal Saldo, dan Langkahnya

1 Oktober 2026

Cara Transfer BCA ke DANA, Kode, Minimal Saldo, dan Langkahnya DANA merupakan salah satu...

Cara Mengganti Wallpaper Laptop Windows 7, 8, 10, 11 dan MacBook
Info

Cara Mengganti Wallpaper Laptop Windows 7, 8, 10, 11 dan MacBook

1 Oktober 2026

Cara Mengganti Wallpaper Laptop Windows 7, 8, 10, 11 dan MacBook Laptop memiliki cara...

Syarat dan Cara Membuat SIM B1 dan B2, Lengkap dengan Biaya serta Prosedurnya
Info

Syarat dan Cara Membuat SIM B1 dan B2, Lengkap dengan Biaya serta Prosedurnya

1 Oktober 2026

Syarat dan Cara Membuat SIM B1 dan B2, Lengkap dengan Biaya serta Prosedurnya Surat...

Next Post
Cara Membuka Rekening Bank BRI Secara Online Tanpa Ribet!

Cara Membuka Rekening Bank BRI Secara Online Tanpa Ribet!

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Portal Informasi dan Berita

The best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, & blog, etc.

Tags

aktivasi rekening PIP aplikasi Cek Bansos bansos September 2026 bantuan PIP 2026 besaran PIP 2026 biaya SKCK 2026 BPNT Rp600.000 BPNT September 2026 BPNT tahap 3 2026 cara cek bansos lewat HP cara cek desil bansos cara cek desil DTSEN cara cek PIP 2026 cara daftar KIP Kuliah 2026 cekbansos.kemensos.go.id cek bansos Kemensos cek bansos lewat HP cek bansos September 2026 cek desil bansos cek desil bansos 2026 cek desil DTSEN cek desil Kemensos cek penerima PIP cek penerima PIP 2026 desil 1 sampai 4 desil 1 sampai 10 desil bansos 2026 Desil DTSEN desil penerima bansos DTSEN DTSEN 2026 jadwal KIP Kuliah 2026 KIP Kuliah 2026 nominal PIP 2026 pencairan PIP 2026 penerima BPNT 2026 penerima PIP 2026 PIP 2026 PIP September 2026 PKH September 2026 PKH tahap 3 2026 SIPINTAR PIP status penerima bansos syarat KIP Kuliah 2026 Syarat Penerima PIP 2026

Recent Article

  • Cara Merekam Layar Laptop Windows dan MacBook Tanpa Aplikasi Tambahan
  • Cara Transfer BCA ke DANA, Kode, Minimal Saldo, dan Langkahnya
  • Cara Mengganti Wallpaper Laptop Windows 7, 8, 10, 11 dan MacBook
  • About
  • FAQ
  • Contact
  • Advertise

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.